Doa Ketetapan Hati

Doa agar dikurniakan ketetapan hati (agar tetap dalam iman)




Doa Mustajab Didepan Kaabahرَبَّنَا لَا تُزِغْ قُلُوبَنَا بَعْدَ إِذْ هَدَيْتَنَا وَهَبْ لَنَا مِن لَّدُنكَ رَحْمَةً ۚ إِنَّكَ أَنتَ ٱلْوَهَّابُ
”Ya Allah, Janganlah Engkau palingkan hati kami setelah menerima petunjuk Engkau, dan berilah kami akan Rahmat dari Engkau. Sesungguhnya Engkau adalah Dzat yang banyak pemberiannya.” (Al-Imran : 8)

Menurut riwayat AL-Baghawy, Nabi bersabda : ”Segala jiwa manusia terletak antara dua tangan Tuhan, Tuhan memerengkan dan Tuhan melempangkannya. kerana itu Nabi berdo’a selalu mengucapkan : 


Allahumma ya muqallibal qulubi tsabit qulubana ’ala diinika.
Wahai yang membolak-balikkan hati, tetapkanlah hatiku di atas agama-Mu dan di atas ketaatan kepada-Mu

Telah menceritakan kepada kami Hannad; telah menceritakan kepada kami Abu Mu’awiyah dari Al A’masy dari Abu Sufyan dari Anas dia berkata; adalah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam terbiasa membaca do’a “YA MUQALLIBAL QULUUB TSABBIT QALBII ‘ALAA DIINIKA (wahai Dzat yang membolak balikkan hati teguhkanlah hatiku berada di atas agamamu).” Kemudian aku pun bertanya, “Wahai Rasulullah, kami beriman kepadamu dan kepada apa yang Anda bawa. Lalu apakah Anda masih khawatir kepada kami?” beliau menjawab: “Ya, karena sesungguhnya hati manusia berada di antara dua genggaman tangan Allah yang Dia bolak-balikkan menurut yang dikehendaki-Nya.” Abu Isa berkata; Hadits semakna juga diriwayatkan dari An Nawwas bin Sam’an, Ummu Salamah, Abdullah bin Amr dan A’isyah. Dan ini adalah hadits Hasan, demikianlah kebanyakan telah meriwayatkannya dari Al A’masy dari Abu Sufyan dari Anas, dan sebagian yang lainnya telah meriwayatkannya dari Al A’masy dari Abu Sufyan dari Jabir dari Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam, namun hadits Abu Sufyan dari Anas lebih shahih. (HR. At Tirmidzi No.2066)


Pilihlah waktu-waktu,tempat mustajab doa,agar doa yang dipohonkan itu dikabulkan Allah s.w.t.

Dan dalam pada itu,eloklah kita cuba berusaha dan bertakawal,barangkali Allah s.w.t akan memakbulkan doa kita,atau mengantikan doa kita itu kepada perkara yang memberikan keselamatan kita dunia akhirat.inn syaAllah.

Dan kadangkala juga,apa yang kita alami itu adalah ujian,agar diangkat darjat iman kita ke kedudukan yang tinggi sekiranya kita sabar dan istiqomah dalam agama serta ujian-Nya,dan memanglah hidup ini Allah akan beri ujian kepada hamba-hamba-Nya,tapi kadangkala kita tergelincir sedikit,maka kita mulai hilang arah,maka doalah yang membantu ktia agar segera menemui jalan-Nya.

Allah s.w.t telah berfirman bahawa,

Dan apabila hamba-hambaKu bertanya kepadamu mengenai Aku maka (beritahu kepada mereka): sesungguhnya Aku (Allah) sentiasa hampir (kepada mereka); Aku perkenankan permohonan orang yang berdoa apabila ia berdoa kepadaKu. Maka hendaklah mereka menyahut seruanku (dengan mematuhi perintahKu), dan hendaklah mereka beriman kepadaKu supaya mereka menjadi baik serta betul.” (Al-Baqarah : 186)

Cara meraih kedekatan dengan Allah itu,adalah doa,doa akan menenangkan hati,doa mendekatkan diri dengan Dia,doa kita didengari-Nya.

Apa sahaja permasalahan,permintaan,keluh kisah dan hal-hal didalam dunia ini,sedikit pun tidak luput dari pandangan Allah,cuma tinggal kita meminta kepada-Nya agar diberikan kemudahan.

Teringat kisah Nabi Musa a.s agar dibantu oleh Allah s.w.t ketika baginda a.s diperintahkan berjumpa firaun.Allah s.w.t bantu baginda a.s dan menjalankan aktiviti dakwah baginda a.s untuk mengajak menyembah tuhan yang Esa iaitu Allah s.w.t.

Perkara yang mustahil bagi kita,tidak mustahil bagi Allah,bukankah Allah suka hamba-Nya yang hanya meminta kepada-Nya sahaja ? pada hakikatnya,Allah s.w.t yang mengatur semua perkara itu berlaku,maka bilamana kita meminta dan doa kepada Allah,agar diberikan keringanan (ketika ditimpa ujian berat),Allah pasti akan bantu.Inn syaAllah.

Dan jadikan solat serta sabar itu sebagai penolong bagi kita.Solat dan sabar.Orang yang sabar selalunya akan solat,dan orang yang solat selalunya pasti akan sabar.

Dan istiqomah itu ? istiqomah itu adalah kemanisan,apabila kita sudah menemui manisnya istiqomah itu,tidak ada lagi istilah pahitnya istiqomah.

Begitu juga akhirat,orang-orang yang telah melihat syurga,ketika melihat nikmat dunia,adakah dia akan berkeinginan dengan dunia lagi ?

wallahualam.


Nur | Ummu Amir | Pencinta al-Quran ul-Karim
Doa Ketetapan Hati Doa Ketetapan Hati Reviewed by Nursyarifah Syed Putera on 19:03 Rating: 5

No comments